Pemrograman

Insight & Tutorials in Bahasa Indonesia

Follow publication

Mengenal Omega 2

Equan P.
Pemrograman
Published in
7 min readFeb 2, 2017

--

Omega 2+ and Exp Dock

Beberapa development board menawarkan fitur-fitur unik agar bisa lebih kompetitif dan dalam konteks tertentu dibuat agar lebih tepat sasaran dalam menyelesaikan masalah, demikian juga dengan Omega 2.

Development board seperti Arduino misalnya, lebih mengutamakan supaya orang yang awam dalam bidang teknik elektronika supaya bisa lebih mudah untuk mempelajari dunia Elektronika. Pasar utama yaitu bagi mereka-mereka yang akrab dengan perangkat lunak komputer atau akrab dengan pemrograman tapi buta dengan Elektronika. Jadi fitur kemudahan atau kesedehanaan ini sangat diutamakan di Arduino.

Lain halnya dengan Raspberry Pi yang lebih ditujukan untuk penggunaan multi-purpose yang secara prinsip sebenarnya sama dengan Motherboard PC, hanya saja Raspberry Pi lebih ditujukan untuk pemakaian aplikasi yang tidak terlalu membutuhkan resources (CPU, GPU, Power) yang tinggi jadi letaknya bisa dikatakan di atas Arduino tapi dibawah PC. Sisi yang diunggulkan dari Raspberry Pi selain dari segi ukurannya yang kira-kira sebesar kartu kredit, sama halnya dengan Arduino, fitur lainnya yaitu pasti mengekspos yang namanya GPIO (General Purpose I/O) untuk memberikan pengembang kontrol penuh ke device atau input output data dari lingkungan luar development board. Untuk memberikan kemudahan bagi pengembang, Raspberry Pi mendukung instalasi OS Linux ataupun Windows 10 dan menyediakan akses ke GPU sehingga sangat cocok untuk aplikasi yang berbau multimedia.

Omega 2

Lalu apa bedanya dengan Omega 2? development board yang satu ini sangat unggul dari sisi ukuran board size yang dimensinya jauh lebih kecil dari Raspberry Pi maupun Arduino Uno/Yun, kira kira lebih besar 1–2 cm dari dimensi perangko. Tidak seperti Raspberry Pi, Omega 2 secara default sudah terinstall OS Linux yang sudah terkustomisasi dengan paket manager khusus yang bernama OPKG.

Kenapa membuat paket manager khusus? mungkin alasannya karena branding ataupun karena prosesor yang dipakai di Omega 2 adalah jenis MIPS (MT7688) yang berbeda dengan development board lain yang mendukung OS Linux saat ini seperti Raspberry Pi yang memakai chip ARM atau Intel Edison & Galileo yang memakai chip x86.

Mungkin secara fitur dan arsitektur prosesor padanannya hampir sama dengan Arduino Yun yang memberikan fitur utama koneksi Wi-Fi tetapi keunggulan Omega 2 dibandingkan Arduino Yun yaitu masih dalam segi ukuran board yang jauh lebih kecil.

Sebagai catatan OS Omega 2 berasal dari LEDE yang merupakan varian dari OpenWRT , distribusi yang sangat umum ditemukan di embedded system yang biasanya digunakan dalam aplikasi yang melibatkan networking.

Onion mengeluarkan 2 varian yaitu Omega 2 dan Omega 2+. Perbedaan utama yaitu pada besar RAM, besar media penyimpanan bawaan dan ketersediaan slot MicroSD. Silahkan melihat dokumentasi Omega 2 yang menjelaskan detail spesifikasi dari board ini.

Dokumentasi Omega 2 sudah detil menjelaskan tentan board ini tapi ada beberapa catatan penting menurut penulis yang perlu diketahui.

Ekspansi

Omega 2 dibandrol dengan harga $5 dengan form factor yang minimalis hampir sama dengan Intel Edison. Cukup murah dibandingkan dengan Arduino Yun apalagi dengan harga Raspberry Pi 3 atau Intel Edison

https://docs.onion.io/omega2-docs/omega2p.html

Selain 12 pin-pin I/O, yang menarik dari Omega 2 ini yaitu ekspansi storage yang bisa sangat besar. Secara default memory penyimpanan hanya sebesar 32MB untuk Omega 2+. Kalau diperlukan kapasitas memori yang lebih besar bisa ditambahkan MicroSD pada Omega 2+ atau jika anda mempunyai Expansion Dock bisa memakai flash disk USB.

Omega 2 dan Flash Disk USB

Untuk instalasi ekspansi storage silahkan lihat di dokumentasi Omega 2 tentang USB Storage. Sebagai catatan seharusnya Flash Disk USB auto mount ketika di hubungkan ke Omega 2 tapi jika terjadi masalah di mount secara manual saja, misalnya

root@Omega-Bxxx:~# mount /dev/sda1 /root/mnt

Perangkat Lunak

Pada Windows 10 tidak diperlukan instalasi yang ribet kecuali jika anda hanya memakai Omega 2 tanpa dock ekspansi. Syarat utama perangkat lunak harus menginstal Bonjour Service dari Apple.

Kenapa harus memakai Bonjour? tidak dijelaskan secara detil pada dokumentasinya tapi sepertinya untuk meng-enable sharing koneksi internet antara PC Host dan Omega 2. Jadi jika anda sedang terhubung ke Omega 2 andapun masih bisa juga browsing internet di PC Host.

Sayangnya service Bonjour ini paket software-nya menjadi satu dengan Bonjour Printer Service tapi dengan 7Zip anda bisa mengesktrak Bonjour Service saja dengan sangat mudah.

Install bagian Bonjour Service

Secara default kontrol web Omega 2 bisa diakses melalui IP 192.168.3.1. Untuk setup pertama dijelaskan secara detil di dokumentasi. Jika setup telah selesai anda bisa mengakses halaman kontrol web melalui koneksi Wi-Fi.

Setahu saya tidak banyak development board yang menyediakan fitur kontrol via web seperti halnya Omega 2. Mungkin fitur ini hanya muncul untuk jenis-jenis board custom karena memang asalnya development board ini bisa terwujud akibat suksesnya pendanaan projek melalui Kickstarter.

Anda bisa juga memakai PuTTy untuk akses ke Omega 2 melalui SSH.

login as: root
root@192.168.3.1's password:
BusyBox v1.25.1 () built-in shell (ash) ____ _ ____
/ __ \___ (_)__ ___ / __ \__ _ ___ ___ ____ _
/ /_/ / _ \/ / _ \/ _ \ / /_/ / ' \/ -_) _ `/ _ `/
\____/_//_/_/\___/_//_/ \____/_/_/_/\__/\_, /\_,_/
W H A T W I L L Y O U I N V E N T ? /___/
-----------------------------------------------------
Ω-ware: 0.1.9 b149
-----------------------------------------------------
root@Omega-Bxxx:~#

Untuk transfer berkas dari PC Host ke Omega 2 anda bisa memakai WinSCP di OS Windows.

Node.js

Dokumentasi Omega 2 pada saat artikel ini ditulis hanya menjelaskan bahasa C dan Python untuk pengembangan aplikasi dan akses GPIO tapi sebenarnya bisa juga mendukung platform Node.js

root@Omega-Bxxx:~# opkg list | grep nodejs
nodejs — v4.3.1–1 — Event-driven I/O server-side JavaScript environment based on V8
Text Editor Omega 2

Hanya saja dukungan untuk modul native dari npm sangat terbatas karena platform Omega 2 ini memakai prosesor dengan arsitektur MIPS32. Untung saja untuk modul modul mainstream seperti ExpressJS bisa berjalan dengan baik. Rule of thumb-nya Selama anda tidak memakai modul npm yang membutuhkan kompilasi native maka akan aman-aman saja.

Server ExpressJS di Omega 2

Paket paket di repository Omega 2 memang agak terbatas tetapi kalau anda membutuhkan paket-paket tertentu supaya tersedia di repository Omega 2 silahkan request ke https://community.onion.io/ .

Layanan Cloud

Omega 2 bisa juga dikontrol melalui web melalui layanan cloud dari onion. UI dari cloud sangat bagus dan menjanjikan. Akses melalui dashboard cloud yang bisa dilakukan seperti managemen device, setup API key untuk akses rmote, membuat project (C/C++), register/revoke akses device, test command untuk tiap device dll.

Omega 2 cloud

Kelemahan dari layanan cloud Omega 2 saat ini yaitu sangat kurang dalam hal pendokumentasian request API endpoint. Misalnya kalau kita ingin mengakses device tertentu melalui aplikasi web yang kita bangun sendiri maka kita akan sedikit kerepotan, anda harus sering sering mengecek forum onion di https://community.onion.io atau anda bisa mengakses layanan cloud dan mempelajari contoh akses API melalui Device Explorer.

Test API

Update: Sepertinya dokumentasi API sudah tersedia di https://sdk.onion.io/reference/onion-cloud-APIs/intro.html

Kelemahan Omega 2

Meskipun belum melakukan eksplorasi secara mendalam tentang board yang satu ini perlu di ingat bahwa 12 pin GPIO tidaklah kompatibel terhadap logika TTL/CMOS yang rata-rata memakai referensi voltase+5V, sehingga anda harus ekstra hati-hati jika ingin interfacing melalui I/O.

AWAS!

Sebenarnya masih banyak yang bisa di jelaskan untuk board ini seperti bagaimana cara akses GPIO, automasi script OS, cara komunikasi data I/O ataupun jenis-jenis aplikasi yang mungkin bisa dibangun seperti misalnya router, ethernet bridge, Wi-Fi extender, server media, cara membuat aplikasi kontrol web, atau apapun yang anda inginkan sepanjang prosesor MT7688 bisa memprosesnya.

Spesifikasi development board yang memang banyak dicari oleh pengembang IoT menurut penulis dan memang sangat umum yaitu harganya murah, fitur yang banyak, mudah digunakan dan form factor minimal. Setidaknya saat ini itu semua bisa disediakan oleh Omega 2 meskipun tidak semua aplikasi terutama yang heavy duty bisa di gunakan dengan memakai board ini tapi sepanjang aplikasi adalah untuk kontrol IoT lokal ataupun remote, penulis rasa Omega 2 sudah sangat mencukupi.

Happy Hacking! :)

Sign up to discover human stories that deepen your understanding of the world.

Free

Distraction-free reading. No ads.

Organize your knowledge with lists and highlights.

Tell your story. Find your audience.

Membership

Read member-only stories

Support writers you read most

Earn money for your writing

Listen to audio narrations

Read offline with the Medium app

--

--

Responses (1)

Write a response