Cache Server Unity3D di Raspberry Pi
Kalau anda termasuk yang masih menggunakan Unity3D terutama untuk pengembangan game pasti akan banyak melibatkan import maupun re-import asset dan disinilah peran penting dari yang namanya Cache Server.
UPDATE (23 Maret 2018):
Sejak Cache Server v6.0 bisa di install melalui npm artiya sangat mungkin tidak bergantung pada arsitektur prosesor karena runtime node.js akan mengatasi hal itu. Intinya anda bisa mengnistall cache server melalui npm sebagai module.
npm install unity-cache-server -g
Kode sumber bisa anda lihat di Github.
Sebagaimana anda tahu Cache Server bisa secara lokal alias berupa direktori lokal di hard drive ataupun bisa juga remote artinya terpisah dari tempat kerja dimana Unity 3D yang kita pakai saat ini.
Server remote ini bisa berupa PC ataupun komputer kecil seperti Raspberry Pi tetapi saat ini secara resmi Cache Server hanya mendukung Linux OS, macOS dan Windows. Masalahnya adalah Cache Server hanya mendukung prosesor intel sedangkan untuk Raspberry Pi memakai prosesor berjenis ARM.
Cache Server Raspberry Pi
Sebenarnya sangat mudah untuk menjalankan Cache Server di raspberry pi ini. Kalau anda melihat isi berkas-berkas dari Cache Server maka sangat jelas kalau Cache Server ini sebenarnya adalah aplikasi Node.js 💡
…dan tentu saja aplikasi Node.js seharusnya bisa dijalankan di platform ARM.

Untuk menambahkan Node.js versi ARM anda cukup mendownloadnya di link nodejs.org
https://nodejs.org/dist/latest-v8.x/
Saat tulisan ini dibuat versi terbaru untuk Node.js ARM adalah node-v8.9.1-linux-armv7l.tar.gz
Kemudian ekstrak dan tambahkan ke folder nodejs di Cache Server atau kalau anda ingin menghemat ukuran disk di Raspberry Pi anda bisa menghapus Node.js selain Node.js versi ARM.

yang perlu anda buat selanjutnya adalah mebuat bash script untuk menjalankan Cache Server di Raspberry Pi dan beri nama misalnya RunRpi.sh.
Secara sederhana anda bisa memakai script seperti dibawah ini
#!/bin/bashnode=”./nodejs/linux-armv7l/bin/node”
# Launch it
exec “$node” “./main.js” $@
dan pastikan berkas tersebut dalam mode executable sebelum menjalankannya
$ chmod +x ./RunSpi.sh

Cache Client Unity3D
Terakhir anda harus men-setup Unity3D agar bisa memakai Cache Server di Raspberry Pi tersebut.

Menurut dokumentasi aset-aset seperti berkas PSD akan di-cache juga oleh Cache Server seperti pada demo berikut

Silahkan baca lebih lanjut dokumentasi tentang Cache Server di Unity 3D dan kalau dirasa perlu saya rasa Raspberry Pi bisa dimanfaatkan untuk itu dan bisa juga diekspansi dengan menambahkan misalnya USB Drive atau SD Card agar bisa menampung ukuran cache yang lebih besar.
Andapun bisa mengatur path cache dan ukuran cache melalui command line seperti contoh berikut
$ ./RunRpi.sh --path /media/usb/UnityCache --size 3000000000
Testing Cache Server diatas saya jalankan di board Raspberry Pi 2 dengan OS Raspbian Jessie Lite.
Ok, Happy hacking!
Tentang Saya
Programer yang tidak terlalu bertendensi ke bahasa pemrograman tertentu, meskipun saya termasuk fans berat dari Node.js tetapi selama problem terselesaikan maka ok saja kalau harus pakai teknologi lain — Github.